Senin, 01 Desember 2008

Fuel Cell

Prinsip fuel cell telah ditemukan oleh ilmuwan Jerman Christian Friedrich Schoenbein pada 1838 dan dipublikasikan pada salah satu majalah ilmiah waktu itu. Didasarkan pada pekerjaan ini, fuel cell pertama kali didemonstrasikan oleh ilmuwan Sir William Robert Groove pada Februari 1839 dan dipublikasikan pada Philosophical Magazine and Journal of Science, dan uraian singkatnya ditulis pada jurnal yang sama tahun 1942.

Gambar 1. Sketsa Fuel Cell Percobaan William Grove

Pada tahun 1955, W. Thomas Grubb, seorang ahli kimia bekerja pada perusahaan General Electric (GE), kemudian merubah desain asli fuel cell dengan menggunakan Sulphonated polistyrene ion exchange membrane sebagai elektrolit. Tiga tahun kemudian ahli kimia GE yang lain Leonard Niedrach menemukan cara mendeposisi platina pada membran yang dipakai pada katalis untuk keperluan oksidasi hidrogen dan reaksi reduksi oksigen. Ini dikenal sebagai Grubb-Niedrach fuel cell. GE mengembangkan teknologi ini dengan NASA dan McDonell Aircraft, merujuk pada penggunaan pada projek Gemini. Ini merupakan pengguaan fuel cell pertama kali secara komersial. Sampai 1959 Francis Thomas Bacon seorang teknisi Inggris telah sukses mengembangkan 5 kW fuel cell secara stasioner. Pada 1959, sebuah tim yang diketuai oleh Harry Ihrig membangun 15 kW traktor fuel cell untuk Allis-Chalmers yang telah mendemonstrasikan pada pekan raya Amerika Serikat. Sistem ini meggunakan potasium hidroksida sebagai elektrolit dan hidrogen yang dikompresi serta oksigen sebagai reaktan. Kemudian, pada 1959 Bacon dan koleganya mendemonstrasikan latihan 5 kW unit daya suatu mesin las. Pada 1960-an Pratt dan Whitney dilisensi paten Bacon`s U. S. untuk penggunaan pada program penerbangan Amerika Serikat untuk mensuplai listrik dan air minum (hidrogen dan oksigen didapatkan dari tangki kendaraan luar angkasa).

Berikut adalah sejarah singkat mengenai perjalanan fuel cell.

Tabel 1. Sejarah singkat perjalanan Fuel Cell

Tahun

Nama Penemu

Keterangan

1838

Christian Friedrich Schoenbein

Pertama kali membawa sistematika penyelidikan ilmiah pada efek fuel cell

1839

Sir William Robert Groove

pertama kali menemukan fuel cell (H2SO4+elektroda platina, H2 dan O2)

1896

William Jaques

mengembangkan fuel cell pertama untuk penggunaan rumah tangga

1900

Waltern Nernst

pertama kali menggunakan zirconia sebagai elektrolit padatan

1921

Emil Baur

mengkostruksikan pertama kali molten carbonate fuel cell

1930-an

Francis Thomas Bacon

meneliti alkaline electrolyte fuel cells

1930-an

Emil Baur

experimen H. Preis dengan solid oxide electrolytes

1955

W. Thomas Grubb

merubah desain asli fuel cell dengan menggunakan Sulphonated polystyrene ion exchange membrane sebagai elektrolit

1962

Penelitian dalam teknologi solid oxide dimulai untuk percepatan pada Amerika Serikat dan Belanda; Allis-Chalmers perusahaan manufaktur mendemonstrasikan 15 kW fuel cell pada traktor

Sumber

The Birth of The Fuel Cell 1835-1845, Ulf Bossell, Switzerland, 2000 and Fuel Cell, Power for 21 at century, US Dept of Energy, 2004, p7.